PERMASALAHAN
LAYER PRESENTASI LAN
By : Yusril Dwi Mahendra
1. Fungsi
layer presentasi layer
a. Melakukan
enkripsi data atau pesan
Proses
enkripsi merupakan proses pengkodean data untuk tujuan keamanan, dimana data
baru akan bisa dibuka dan juga diakses ketika sudah dilakukan proses deskripsi.
b. Melakukan proses
kompresi dan dekompresi
Proses
kompresi ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang masuk dan
ditransmisikan ke dalam jaringan sudah mengecil, sehingga dapat lebih mudah
untuk ditransmisikan.
c. Melakukan
proses pemformatan pada bentuk – bentuk grafis
Merupakan
fungsi lainnya dari presentation layer, yaitu melakukan proses pemformatan
bentuk grafis. Hal ini terjadi, karena presentation layer merupakan leyer atau
lapisan yang dekat dengan application layer atau yang juga dekat dengan output
dan juga input.
d. Mentranslasi
konten yang ada
Proses
translasi konten dilakukan agar seluruh jaringan dan juga sistemnya memahami
dan juga mampu mengidentifikasi isi dan juga format dari konten tersebut.
e. Menyajikan
data
Berfungsi
untuk mempresentasikan dan menyajikan data dan juga konten yang akan
diteruskan, baik ke dalam application layer ataupun ke dalam session layer.
f. Menentukan
tipe data yang ada
Fungsi
berikutnya adalah menentukan tipe data yang ada. Ya, presentation layer akan
membantu mendefinisikan dan juga menentukan tipe – tipe data yang nantinya akan
muncul dan jugakan ditransmisikan ke dalam jaringan tersebut, sehingga tidak
terjadi kesalahan dalam pemformatan data. (S.Kom, 2016)
2. Protocol
presentasi layer LAN
· Pemeliharaan
dari struktur data yang melewati presentation layer
· Melakukan
proses translating atau penterjemahan karakteristik terminal menjadi bentuk
standar (S.Kom, Presentation Layer Jaringan Komputer, 2016)
· Virtual
Terminal Protokol (VTP)
VTP
merupakan contoh dari protokol pada Presentation layer.
· Fungsi
dari VTP untuk presentasi layer adalah :
Membuat
dan memelihara struktur data. Translating karakteristik terminal ke
bentuk standart (febrianto, 2014)
3. Abstrak
dan Sintaks Notasi
Abstrak
sintaks notasi satu (lebih dikenal sebagai ASN.1) adalah bahasa untuk
menentukan standar tanpa penerapan. Ini adalah bahasa penulis standar. Ketika
John Smith di CalTech ingin menulis rekomendasi untuk standarisasi prosedur
yang salah satu komponen berikut untuk berbicara dengan komponen lain, ia
menulis rekomendasi dalam notasi ASN.1, dan mengajukan rekomendasi untuk badan
standar seperti ITU. ASN.1 memfasilitasi komunikasi antara profesional dan
Komite dengan menawarkan bahasa umum untuk menggambarkan standar. ASN.1
ditetapkan di X.209 Rekomendasi ITU-T dan X.690. (asthuthiek, 2014)
4. X
Windows
Window
System atau biasa disebut X merupakan lingkungan grafis yang digunakan di
sistem operasi UNIXlike. Implementasinya di Linux menggunakan XFree86 yang
bersifat open source. X menggunakan arsitektur client/server dimana X server
mendengarkan koneksi dari X client melalui jaringan atau secara lokal melalui
loopback interface. X Server berperan melakukan komunikasi dengan hardware
sedangkan aplikasi X client yang berada di level user, menciptakan GUI untuk
user dan melewatkan permintaan user kepada X server.
XFree86
XFree86 yang saat ini digunakan adalah versi 4.x. Filefile yang berhubungan dengan XFree86 biasanya ditempatkan di dua direktori yaitu:
- /usr/X11/R6 – berisi X server dan sejumlah aplikasi client dan juga file header, librari, modul dan dokumentasi.
XFree86
XFree86 yang saat ini digunakan adalah versi 4.x. Filefile yang berhubungan dengan XFree86 biasanya ditempatkan di dua direktori yaitu:
- /usr/X11/R6 – berisi X server dan sejumlah aplikasi client dan juga file header, librari, modul dan dokumentasi.
-
/etc/X11 – berisi file konfigurasi untuk X client dan aplikasi server termasuk
file konfigurasi untuk X server.
Desktop Environment
Desktop environment berfungsi mengatur bagaimana menjalankan fungsi drag & drop dan mengatur icon-icon pada sebuah dekstop.
Dua desktop environment yang paling banyak digunakan di Linux, yaitu :
Desktop Environment
Desktop environment berfungsi mengatur bagaimana menjalankan fungsi drag & drop dan mengatur icon-icon pada sebuah dekstop.
Dua desktop environment yang paling banyak digunakan di Linux, yaitu :
-
GNOME – GNU Network Object Environment, desktop environment berbasis GTK+.
-
KDE – K Desktop Environment, desktop environment berbasis Qt. (Priyono,
2012)
DAFTAR PUSTAKA
asthuthiek,
v. f. (2014, november 11). ASN 1. Retrieved september 21, 2016, from
bintang kedamaian: http://vhenniefhuji23.blogspot.co.id/2014/11/asn-1.html
febrianto.
(2014). Pengertian PRESENTATION LAYER. Retrieved 9 14, 2016, from Selamat
Datang Selamat Membaca :
http://dwifebriantoadmojo.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-presentation-layer.html
Priyono,
A. (2012, januari). X Window System. Retrieved september 21, 2016, from
krocoplj: http://krocokrocoplj.blogspot.co.id/2012/01/x-window-system.html
S.Kom,
D. (2016, February 15). 6 Fungsi Presentation Layer Jaringan Komputer.
Retrieved September 21, 2016, from DosenIT.com:
http://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/fungsi-presentation-layer-jaringan-komputer
S.Kom,
D. (2016, 1). Presentation Layer Jaringan Komputer. Retrieved 9 14, 2016,
from DosenIT.com: http://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/presentation-layer-jaringan-komputer
Silahkan download tulisan saya DISINI!!!
NAMA
: YUSRIL DWI MAHENDRA
ALAMAT
: JATITENGAH-SELOPURO-BLITAR
MOTTO
: “KESULITANMU LAH YANG MEMBUAT DIRIMU DARI TIDAK BISA MENJADI BISA”

0 komentar:
Posting Komentar